Assalamu’alaikum wr.wb, Selamat pagiii temen – temen semuanya, kembali lagi Saya (ANGGY_cB) akan berbagi ilmu, walaupun hanya sekedar melanjutkan catatan 2 minggu yang lalu, yaitu Pengenalan IT Infra Structure Baru. Karena 2 minggu yang lalu catatannya tentang itu, maka sekarang adalah hal yang harus dikuasai oleh IT Infra Structure, yaitu Installasi / Reinstallasi PC Head Office maupun PC Estate (Sector), banyak yang berbeda dari Installasi di-kedua tempat tersebut dibandingkan dengan Installasi yang biasa kita lakukan pada PC pribadi kita. Perbedaannya terdapat pada pembatasan – pembatasan hal – hal yang dapat dilakukan pada PC biasanya. Mungkin biasanya kita dapat melakukan berbagai hal secara bebas pada PC kita, tapi untuk PC disini, aka nada pembatasan – pembatasan, seperti melakukan editing pada Registry, pembatasan akses pada control panel, pembatasan akses pada drive C:\, dan lain – lain. Hmm.. langsung aja deh kita bahas, berikut adalah cara – caranya.
· Installasi / Reinstallasi PC Head Office
· Installasi / Reinstallasi PC Estate (Sector)
· Installasi / Reinstallasi PC Head Office
1. Buat tanda terima PC
2. Kenali terlebih dahulu apa kerusakannya (Mainboard, VGA, LAN Card, Power Supply, Harddisk, RAM).
3. Setelah terdeteksi kerusakannya maka, siapkan PC/TC pengganti untuk sementara agar User yang bersangkutan bias melanjutkan pekerjaannya.
4. Jika terdeteksi pada bagian fisik, maka buka Purchase Request (PR)-Jika tidak ada sparepart IT.
5. Setelah PR ter-realisasi maka secepatnya dikerjakan dan jika kerusakan pada fisiknya adalah pada Harddisk dan data masih bias diselamatkan, maka semua data lama di-copy ke Harddisk baru.
6. Jika kerusakan hanya Application Windows, maka pastikan pada Local Disk C:\ tidak ada data, jika ada data, harap di-copykan semua data tersebut ke Harddisk Back-Up atau ke Local Disk D:\.
7. Selanjutnya lakukan Install ulang, dan berikut adalah PC Setting-nya :
- Installasi Driver of Peripheral (VGA dan LAN)
- Installasi Daily Software
ü ACDSee
ü Acrobat Reader
ü WinRar/Zip
ü VNC Network
ü McAfee Antivirus
- Disable Autorun / Autoplay
- Disable Connection Page and Security Page on Internet Explorer
- Hide Drive C (Target folder location My Documents on C:\), if Prevent and Hide Drive C:\ (Target folder location My Documents on D:\)
- Disable Firewall & Auto Update
- Setting IP DHCP
- Disable USB Port (Write Protected)
- Active Remote Desktop
- Create Back Up Administrator
- Create Partition C:\ and D:\
- Setting Security Partition D
- Performance Setting
- Virtual Memory Setting
- MsConfig (Turn Off Services Unused or Restricted MsConfig)
- Copy Driver to Folder Master
- Create Account Local
- Join Workgroup / Domain
- Defragment Disk / Disk Clean Up / Scan Virus
- Setting IP Address
- Disable Properties on My Computer
- Show Only Specified Control Panel
- Disable Regedit
- Disable Windows Installer
- Classic Menu Start
- Delete All Files like : Video, Game, Picture, etc (Not Use In Work)
8. Setelah PC selesai di-Installasi dan sudah di-Test, maka PC tersebut kembalikan kepada User dan testing kembali.
1. Buat tanda terima PC
2. Kenali terlebih dahulu apa kerusakannya (Mainboard, VGA, LAN Card, Power Supply, Harddisk, RAM).
3. Setelah terdeteksi kerusakannya maka, siapkan PC/TC pengganti untuk sementara agar User yang bersangkutan bias melanjutkan pekerjaannya.
4. Jika terdeteksi pada bagian fisik, maka buka Purchase Request (PR)-Jika tidak ada sparepart IT.
5. Setelah PR ter-realisasi maka secepatnya dikerjakan dan jika kerusakan pada fisiknya adalah pada Harddisk dan data masih bias diselamatkan, maka semua data lama di-copy ke Harddisk baru.
6. Jika kerusakan hanya Application Windows, maka pastikan pada Local Disk C:\ tidak ada data, jika ada data, harap di-copykan semua data tersebut ke Harddisk Back-Up atau ke Local Disk D:\.
7. Selanjutnya lakukan Install ulang, dan berikut adalah PC Setting-nya :
- Installasi Windows XP
- Installasi Driver of Peripheral (VGA dan LAN)
- Installasi Daily Software
ü ACDSee
ü Microsoft Office
ü Acrobat Reader
ü WinRar/Zip
ü VNC Network
ü McAfee Antivirus
- Disable Autorun / Autoplay
- Disable Connection Page and Security Page on Internet Explorer
- Hide Drive C (Target folder location My Documents on C:\), if Prevent and Hide Drive C:\ (Target folder location My Documents on D:\)
- Disable Firewall & Auto Update
- Setting IP Static (Sesuai IP PC Sector)
- Disable USB Port (Write Protected)
- Active Remote Desktop
- Create Back Up Administrator
- Create Partition C:\ and D:\
- Setting Security Partition D
- Performance Setting
- Virtual Memory Setting
- MsConfig (Turn Off Services Unused or Restricted MsConfig)
- Copy Driver to Folder Master
- Create Account Local
- Join Workgroup / Domain
- Defragment Disk / Disk Clean Up / Scan Virus
- Setting IP Address
- Disable Properties on My Computer
- Show Only Specified Control Panel
- Disable Regedit
- Classic Menu Start
- Delete All Files like : Video, Game, Picture, etc (Not Use In Work)
8. Setelah PC selesai di-Installasi dan sudah di-Test, maka PC tersebut
kembalikan kepada User dan testing kembali.
Mungkin untuk sekarang hanya itu yang dapat Saya bagikan (share) kepada teman – teman yang sudah berminat untuk membaca Catatan magang Saya ini. Mudah – mudahan dapat bermanfaat bagi teman – teman. Saya akan lanjutkan catatan ini 2 minggu yang akan datang nanti. Terimakasih…