Lagu Abang Tukang Bakso Pun Di Jiplak m-ALAY-sia

Lagu Abang Tukang Bakso Pun Di Jiplak m-ALAY-sia

Belum lagi reda gema kasus lagu Rasa Sayange dan Tarian Indang, di radio-radio Malaysia sekarang ini tengah asyik dikumandangkan lagu baru (yang tampaknya jadi Hit) berjudul ASPALELA. Tak jelas siapa pengarang syairnya, tapi yang jelas lagu tersebut dinyanyikan oleh Saiful Apek. Seorang pelaku seni yang komplit mulai dari karir sebagai pelawak, penyiar radio ERA FM, pemain film (aktor, Cicak Man adalah film terlarisnya) hingga sebagai penyanyi.
apek.jpgKarena penyanyinya seorang pelawak, maka lagu ASPALELA dapat digolongkan sebagai lagu ringan yang bersifat humor/kelakar. Bitnya cepat dan rancak, tetapi jika didengarkan dengan sungguh-sungguh dan teliti, nada lagu tersebut sebagian besar menjiplak/mencontek dari dua lagu anak-anak Indonesia yang terkenal pada jaman dulu kala. Dua lagu tersebut adalah lagu Abang Tukang Bakso – Ciptaan: Mamo/Agil dan lagu Bintang Kejora – Ciptaan: A.T. Mahmud.
Lagu ASPALELA dibuka dengan chorus yang diambil dari bagian reffrain lagu Abang Tukang Bakso. Masuk ke bait pertama lagu tersebut, dilagukan dengan nada lagu Bintang Kejora. Kemudian bait kedua kembali ke reffrain lagu Abang Tukang Bakso…, begitu seterusnya hingga kurang lebih 75% lagu ASPALELA didominasi dua lagu tersebut. Yang membedakan hanya pada tempo lagunya (bitnya), dua lagu anak-anak Indonesia yang dijiplak tersebut dalam nada lagu aslinya bertempo agak pelan dibanding lagu jiplakannya ASPALELA.
Coba klik dan dengarkan serta bandingkan sebagian lagu Aspalela dengan dua lagu anak-anak yang dijiplaknya, kalau sempat sambil menyimak syairnya Aspalela …. .
Nee Bukti nyatanya Klik DISINI
========================
Syairnya seperti di bawah:
………… ……… …..(CHORUS dengan nada lagu Abang Tukang Bakso):
………… ……… …..(Kemudian masuk bait pertama dinyanyikan dengan nada Bintang Kejora), sbb:
Ingat tak lagi janji kita dulu aspalela
Kau dan aku akan bersama sampai ke hari tua
Tapi sayang janji itu dirampas orang ketiga
Oh aspalela jangan buat ku kecewa
………… ……… …..(Dengan nada lagu Tukang Bakso ), sbb:
Sampai hati kau pergi kepadanya
Makan hatiku bila kau berkata
Patah hati dengan hubungan kita
Hancur hatiku aspalela
………… ……… …..(Dengan nada Bintang Kejora), sbb:
Terpisah kerna terpaksa akur desakan keluarga
Ku sedar bukan kehendakmu tapi apakan daya
Adakah lagi harapan untuk kita bersama
Oh aspalela apa syarat pun ku terima
………… ……… …..(Dengan nada lagu Tukang Bakso ), sbb:
Sampai hati kau pergi kepadanya
Makan hatiku bila kau berkata
Patah hati dengan hubungan kita
Hancur hatiku aspalela
Oh lela lela lela lela
Oh oh oh oh lela lela lela
Oh oh lela lela lela
Oh oh oh oh lela lela lela
Adakah lagi peluang kita bersama
Oh aspalela jangan tinggalkan ku sayang
Sampai hati kau pergi kepadanya
Makan hatiku bila kau berkata
Patah hati dengan hubungan kita
Hancur hatiku aspalela
Lela lela… lela lela lela
Lela lela… lela lela lela
Lela lela… lela lela lela
Lela lela… aspalela
====================
Pertanyaannya, apakah kedua pencipta lagu anak-anak yang dijiplak tersebut akan mendapatkan royalti dari Aspalela?? kalaupun tidak, minimal apakah lagu-lagu yang dijiplak tersebut telah dimintakan kebenarannya (ijinnya) kepada pak AT Mahmud dan Sdr. Mamo/Agil??
Wah…, iseng-iseng. … makin banyak pula nih “dosa” kebudayaan yang dilakukan para pelaku seni di Malaysia …. terhadap seni budaya Indonesia. Bagaimana seniman Malaysia, beranikah anda berterus terang???
***OOO***
Selanjutnya silakan didownload dan didengarkan lagu lengkap Aspalela:
Lagu lengkap ASPALELA (MP3).
Dan juga dua buah lagu anak-anak Indonesia, yang sebagian nadanya dijiplak:
Lagu lengkap ABANG TUKANG BAKSO (MP3).
Lagu lengkap BINTANG KEJORA (MP3).
Sekian, selamat bersantai… . sambil tersenyum simpul…, ataupun tersenyum gondhok…. ataupun ape-ape la…..
*****

UPDATE: 07 Des 2007 & 25 Des 2007:

Link lama lagu BINTANG KEJORA di http://www.4shared.com/ sudah tak valid lagi (file link not valid), jadi saya update dengan link di atas, insya Allah Valid.

Pengertian TCP/IP dalam Jaringan Komputer

Pengertian TCP/IP dalam Jaringan Komputer

TCP/IP adalah salah satu perangkat lunak jaringan komputer (networking software) yang terdapat dalam sistem, dan dipergunakan dalam komunikasi data dalam local area network (LAN) maupun Internet. TCP singkatan dari transfer control protocol dan IP singkatan dari Internet Protocol. TCP/IP menjadi satu nama karena fungsinya selalu bergandengan satu sama lain dalam komunikasi data. TCP/IP saat ini dipergunakan dalam banyak jaringan komputer lokal (LAN) yang terhubung ke Internet, karena memiliki sifat: 1. Merupakan protokol standar yang terbuka, gratis dan dikembangkan terpisah dari perangkat keras komputer tertentu. Karena itu protokol ini banyak didukung oleh vendor perangkat keras, sehingga TCP/IP merupakan pemersatu perangkat keras komputer yang beragam merk begitu juga sebagai pemersatu berbagai perangkat lunak yang beragam merk sehingga walau memakai perangkat keras dan perangkat lunak komputer yang berlainan, komputer dan komputer lainnya dapat berkomunikasi data melalui Internet. 2. Berdiri sendiri dari perangkat keras jaringan apapun. Sifat ini memungkinkan TCP/IP bergabung dengan banyak jaringan komputer. TCP/IP bisa beroperasi melalui sebuah Ethernet, sebuah saluran dial-up, dan secara virtual melalui berbagai media fisik transmisi data. 3. Bisa dijadikan alamat umum sehingga tiap perangkat yang memakai TCP/IP akan memiliki sebuah alamat unik dalam sebuah jaringan komputer lokal, atau dalam jaringan kumputer global seperti Internet. 1. Format IP : Sebuah alamat IP berisi satu bagian network dan satu bagian host, tetapi formatnya tidak sama pada setiap alamat IP. Sejumlah bit alamat dipakai disini untuk mengidentifikasi network, dan angka dipakai untuk mengidentifikasi host, dan beragam kelas alamat IP. Ada tiga kelas utama alamat IP yaitu kelas A, B dan C. 2. Ketentuan kelas alamat IP : 1. Jika bit pertama dari sebuah alamat IP adalah angka 0, ini menunjukan network kelas A. Tujuh bit berikutnya menunjukan identitas network, dan 24 bit terakhir menunjukan identitas host. Ada 128 buah network kelas , tapi didalam setiap kelas A bisa terdapat jutaan host. 2. Jika bit pertama dari dua angka alamat IP adalah 10, ini menunjukan alamat IP network kelas B. Angka Bit pertama kelas, kemudian 24 bit berikutnya menunjukan identitas alamat network, dan 10 bit berikutnya untuk host. Ada ribuan angka network kelas B dan setiap kelas B dapat berisi ribuan host. 3. Jika bit pertama dari tiga bit alamat IP adalah 110, ini merupakan alamat IP kelas C. Tiga bit pertama berupa alamat kelas. 21 bit berikutnya sebagai alamat network, dan 8 bit selanjutnya merupakan identitas host. Ada jutaan network kelas C, dan didalam tiap kelas C ada 254 host. Tampaknya seperti rumit, tetapi karena adanya penulisan alamat IP memakai bilangan desimal (0-255), maka keruwetan itu tidak terlihat. Secara sederhana bisa dilihat ketentuan pemisahan kelas network seperti berikut ini 1. Kurang dari 128 adalah alamat kelas A, byte pertama adalah bilangan network, tiga byte berikutnya adalah alamat host. 2. Dari 128 sampai 191 adalah alamat kelas B, dua byte pertama sebagai alamat network, dan dua byte terakhir sebagai alamat host. 3. Dari 192 sampai 223 adalah alamat kelas C, tiga byte pertama sebagai alamat network, dan byte terakhir sebagai alamat host. Contoh : 1. Sebuah network memiliki alamat IP 026.104.0.19. Ini bisa ditulis juga dg 26.104.0.19. menjelaskan adanya host dengan alamat IP nomor 104.0.19 dalam network 26 yang termasuk kelas A. 2. Alamat IP 128.66.12.1. menunjukan alamat IP host 12.1 didalam network nomor 128.66 yang termasuk kelas B.